Tampilkan postingan dengan label MATERI PELAJARAN AGAMA KLS 9 B. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label MATERI PELAJARAN AGAMA KLS 9 B. Tampilkan semua postingan

Lafadz Surah At-Tin Dan Terjemahannya

04.47 0
Sahabat admin yang berbahagia, disini saya menulis lafadz surah at- Tin dengan mengunakan tulisan huruf abjad. Bismillahir-rahmanir-rahimi (1)Wat-thini waz-zaituni(2)Wa thuri sinina(3)Wa hadzal-baladil-amini(4)Laqad khalaqnal-insana fi ahsani taqwimin(5)tsumma radadnahu asfala safilina(6)Illal-ladzina amanu wa ‘amilus-sholihati falahum ajrun ghairu mamnμnin(7)Fama yukadzibuka ba‘du bid-dini(8)Alaisallahu biahkamil-hakimina.

Terjemahan Surah At-Tin
(1)Demi (buah) Tin dan (buah) Zaitun(2)Demi gunung Sinai(3)Dan demi negeri (Mekah) yang aman ini(4)Sungguh, Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya(5)Kemudian Kami kembalikan dia ke tempat yang serendah-rendahnya, pahala yang tidak ada putus-putusnya(6)Kecuali orang-orang yang beriman dan beramal saleh, maka bagi mereka pahala yang tiada putus-putusnya(7)Maka apakah yang menyebabkan (mereka) mendustakanmu (tentang) hari pembalasan setelah (adanya keterangan-keterangan) itu,(8)Bukankah Allah Hakim yang paling adil? (Q.S. At-Tin/95: 1-8)

Arti Kata-Kata (Mufradat)

demi : lebih rendah
buah pohon Tin : kecuali/melainkan
buah pohon zaitun : Kami kembalikan dia
dan gunung : pahala
sinai/sinin : tidak
kota/negeri Mekah : terputus
aman : hari pembalasan
sebaik-baik : paling adil/bijaksana
bentuk : hakim
bagi mereka : dan mereka beramal
kebaikan/saleh : mereka beriman

Itulah Lafadz Surah At-Tin Dan Terjemahannya, mudah-mudahan bermanfaat dan mudah-mudahan Allah selalu memberi hidayah dan ridhaNya kepada kita semua amin…

Contoh Seni Bangunan Berupa Masjid Di Indonesia

04.45 0
Sahabat admin yang berbahagia, Berikut ini akan diuraikan bangunan masjid sebagai peninggalan budaya Islam pada beberapa daerah di tanah air kita.

Masjid Raya Baiturrahman

Masjid Raya Baiturrahman yang terletak di banda Aceh, merupakan salah satu masjid indah dan peninggalan Kerajaan Aceh. Masjid ini memiliki lima buah menara, menara tertinggi terdapat di halaman depan dengan ketinggian 51 meter. Dua buah menara terdapat di bagian tengah dan
dua buah yang lain di bagian belakang.

Masjid Agung Banten

Satu-satunya peninggalan kuno di Banten yang masih berdiri kokoh ialah sebuah masjid yang terkenal dengan sebutan Masjid Agung Banten. Bangunan masjid ini didirikan pada tahun 1566 M atau tanggal 5 Zulhij ah 966 H pada masa pemerintahan Sultan Maulana Hasanudin. Bangunan Masjid Agung Banten memiliki menara setinggi 30 meter.

Masjid Agung Demak

Masjid Agung Demak terletak di Desa Kauman-Demak, Jawa Tengah. Demak adalah kerajaan Islam pertama di Pulau Jawa. Selain sebagai pusat pemerintahan, Demak juga menjadi pusat kegiatan dakwah para wali songo pada masa pemerintahan Raden Fatah.

Bangunan induk memiliki empat buah tiang utama yang disebut saka guru. Keempat tiang utama tersebut menjadi penopang atap yang berbentuk susun tiga. Bangunan serambi merupakan ruangan terbuka. Atapnya berbentuk limas ditopang oleh delapan tiang yang disebut Saka Majapahit.

Itulah Contoh Seni Bangunan Berupa Masjid Di Indonesia, mudah-mudahan bermanfaat dan mudah-mudahan Allah selalu memberi hidayah dan ridhaNya kepada kita semua amin…

Contoh Seni Budaya Tradisi Islam

04.43 0
Sahabat admin yang berbahagia, Budaya bangsa Indonesia ada kalanya meneruskan kebiasaan atau adat istiadat yang sudah menjadi tradisi nenek moyang dahulu. Ada kalanya budaya yang sesuai kesukuan masing-masing sebagai adat istiadat kesukuannya dan juga ada kalanya kebudayaan yang sesuai ajaran agama Islam karena di dalamnya terdapat nilai-nilai Islami, Di antara seni budaya lokal yang merupakan tradisi Islam adalah sebagai berikut.

Upacara Grebeg
                                                                                            
Grebeg berasal dari kata grebe, gerbeg. Dalam bahasa Jawa disebut anggrebeg yang bermakna menggiring raja, pembesar, atau pengantin. Misalnya, Grebeg Kraton Kesultanan Yogyakarta pertama kali diadakan oleh Sultan Hamengkubuwono I dengan mengeluarkan hajat dalem berupa gunungan lanang, gunungan wadon, gunungan gepak, dan gunungan kutug/ bromo.

Grebeg dalam satu tahun diadakan tiga kali, yaitu: setiap tanggal 1 Syawwal untuk menghormati bulan Ramadhan dan malam lailatul qadar, tanggal 10 zdulhijjah bertujuan merayakan Idul Adha. Dan tanggal 12 Rabiul Awwal bertujuan memperingati kelahiran Nabi Muhammad saw. Kesenian Grebeg terdapat di Yogyakarta, Surakarta, Cirebon dan Demak.

Gamelan Sekaten

Pertama kali memperkenalkan Kesenian Gamelan Jawa adalah Sunan Bonang dalam rangka menyebarkan agama Islam untuk menyesuaikan diri dengan corak kebudayaan Jawa yang menggemari wayang dan music gamelan. Oleh karena itu, la menciptakan gending-gending Jawa yang memiliki nilai-nilai Islam. Setiap bait lagu diselingi ucapan dua kalimat syahadat (syahadatain) sehingga musik gamelan yang mengiringinya dikenal dengan istilah sekaten yang artinya sama dengan syahadatain.

Perhitungan Tahun Caka (Saka)

Sejak abad ke-8 M di Jawa sudah ada kerajaan Hindu-Jawa yang menggunakan perhitungan waktu dengan menggunakan sistem angka menurut saka. Tahun saka dihitung menurut perputaran matahari. Jumlah hari dalam sebulan berjumlah 30, 31, 32, atau 33 pada bulan terakhir (bulan Saddha).

Namun pada abad ke-16 M setelah Islam datang, kerajaan-kerajaan di Jawa mulai menggunakan sistem Arab yang disebut tahun hijriyah. Tahun hijriyah termasuk tahun komariah, yaitu tahun yang menggunakan perhitungan mengikuti perputaran bulan. Pemberlakuan tahun hijriyah di Jawa pada masa itu adalah dalam rangka menyamakan peringatan-peringatan penting, misalnya dua hari raya. Idul fitri tanggal 1 syawwal, Idul Adha 10 zdulhijah, dan setiap tanggal 12 Rabiul Awwal sebagai hari Maulid Nabi Muhammad saw.

Pesta Tabuik

Pesta Tabuik adalah upacara yang diadakan untuk memperingati gugurnya pahlawan Islam yang bernama Husein bin Ali bin Abu Thalib (cucu Nabi Muhammad saw.). Husein gugur pada saat mempertahankan haknya sebagai pewaris tahta khalifah Syiah yang direbut oleh Raja Yazid dari Bani
Umayah.

Panah Kalimasada

Cerita perwayangan Kalimasada adalah senjata pusakanya Prabu Puntadewa, Raja Amarta. Setelah Islam masuk melalui peran Wali Sanga (Sunan Kalijaga), kalimasada digunakan sebagai media dakwah. Kalimasada tersebut berisikan kalimat syahadat sebagai ajaran tauhid Islam dalam cerita pewayangan. Adapun tokoh yang menjadi teladan dalam cerita tersebut adalah Puntadewa yang berhati bersih dan suci.

Niticruti, Nitisastra, dan Astabrata
Niticruti, Nitisastra, dan Astabrata adalah karya sastra Jawa berbentuk pantun yang berisi tentang nasihat atau akhlak yang baik. Di antara contoh nasihat tersebut terdapat dalam lagu Dandanggula yang diciptakan oleh Sunan Kalijaga.

Kesenian-kesenian Tradisional

Kesenian yang dijadikan media untuk menarik masyarakat, hingga sekarang banyak kesenian tradisional ataupun modern dari daerah tertentu yang menjadi tradisi Islam, seperti gambang kromong dan orkes gambus dari Betawi.

Seni Bangunan Berupa Masjid

seni bangunan berupa masjid. Seperti contoh Masjid Raya Baiturrahman yang terletak di banda Aceh, Masjid Agung Banten, Masjid Raya Baiturrohman Aceh, Masjid Agung Demak terletak di Desa Kauman-Demak, Jawa Tengah.

Itulah Contoh Seni Budaya Tradisi Islam, mudah-mudahan bermanfaat dan mudah-mudahan Allah selalu memberi hidayah dan ridhaNya kepada kita semua amin…

Pengertian / Definisi Seni Budaya Lokal Bagian Dari Tradisi Islam

04.40 0
Sahabat admin yang berbahagia, Budaya bangsa Indonesia ada kalanya meneruskan kebiasaan atau adat istiadat yang sudah menjadi tradisi nenek moyang dahulu. Ada kalanya budaya yang sesuai kesukuan masing-masing sebagai adat istiadat kesukuannya dan juga ada kalanya kebudayaan yang sesuai ajaran agama Islam karena di dalamnya terdapat nilai-nilai Islami, seperti grebeg, sekaten, dan wayang.
                                      
Seni atau kesenian termasuk bagian dari kebudayaan. Di antara perwujudan kebudayaan yang lain adalah pola pikir dan perilaku manusia, bahasa, peralatan hidup, dan organisasi sosial yang semua itu ditujukan untuk membantu manusia dalam melangsungkan kehidupan masyarakat. Tradisi adalah adat kebiasaan turun-temurun dari nenek moyang yang masih dijalankan masyarakat. Adapun tradisi Islam adalah suatu adat kebiasaan yang di dalamnya terdapat nilai-nilai agama Islam.

Tidak dapat dipungkiri bahwa seni dan kebudayaan Islam yang berkembang di seluruh kepulauan Indonesia banyak dipengaruhi oleh kebudayaankebudayaan yang sudah lama berada di kesukuan tersebut. Selain itu, kebudayaan Islam di Indonesia berkembang setelah terjadi akulturasi (percampuran dua kebudayaan atau lebih yang saling bertemu dan saling memengaruhi) dengan kebudayaan yang ada pada saat itu.

Hal ini dikarenakan dalam proses penyebaran agama Islam di antaranya dengan cara pendekatan sosial budaya. Unsur budaya setempat, seperti tulisan, bahasa, arsitektur, dan kesenian yang bernilai Islami juga dilakukan oleh para mubalig dalam menyebarkan agama Islam di kepulauan Indonesia, seperti di Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, dan Jawa. Sebagai contoh, misalnya kesenian wayang kulit di Jawa.

Kesenian wayang yang pertama kali dilakukan oleh Sunan Kalijaga merupakan perpaduan antara kisah wayang, yang menceritakan tentang tokoh para dewa dengan nilai-nilai Islam. Adat Makeuta dari Sumatra, yaitu adat hasil perpaduan antara adat local yang telah berlaku sejak nenek moyang masyarakat Aceh dengan adat yang didasari nilai-nilai agama Islam.

Itulah Pengertian / Definisi Seni Budaya Lokal Bagian Dari Tradisi Islam, mudah-mudahan bermanfaat dan mudah-mudahan Allah selalu memberi hidayah dan ridhaNya kepada kita semua amin…

Pengertian / Definisi Shalat Sunnah Rawatib

04.38 0
Sahabat admin yang berbahagia, Shalat sunnah rawatib adalah shalat sunnah yang menyertai atau mengikuti shalat fardu lima waktu, baik sebelum maupun sesudah  shalat fardu. Shalat sunnah yang dilakukan sebelum shalat fardu disebut shalat sunnah rawatib qabliyah, yang dilakukan sesudah salat fardu disebut rawatib bakdiyah. Shalat sunnah rawatib ada dua, yaitu shalat sunnah rawatib yang hukumnya sunah muakad dan shalat sunnah rawatib yang hukumnya sunnah gairu muakad.
                                   
Shalat sunnah Rawatib yang hukumnya sunnah muakad adalah dua rakaat sebelum shalat Subuh, dua rakaat sebelum shalat Zuhur, dua rakaat sesudah shalat Zuhur, dua rakaat sesudah shalat Magrib, dua rakaat sesudah shalat Isya, Dua rakaat sebelum shalat Magrib.

Dalam sebuah hadis, diriwayatkan yang artinya sebagai berikut: Dari Abdullah Ibnu Umar r.a berkata, “Saya hafal (ingat) dari Nabi saw. sepuluh rakaat (shalat sunah), yaitu dua rakaat sebelum zuhur, dua rakaat sesudahnya, dua rakaat sesudah magrib dikerjakan di rumahnya, dua rakaat sesudah Isya dikerjakan di rumahnya, dan dua rakaat sebelum shalat Subuh.” (H.R. Bukhari:1109).

Dalam sebuah hadis, diriwayatkan yang artinya: Dari Ambasah bin Abu Sufyan berkata aku mendengar saudaraku Ummu Habibah Istri Nabi saw. berkata aku mendengar Rasulullah saw. bersabda: “Barang siapa mengerjakan shalat empat rakaat sebelum zuhur dan empat rakaat sesudahnya, Allah mengharamkan api neraka baginya”. (H.R. Tirmizi: 393).

Dalam sebuah hadis lagi, diriwayatkan sebagai berikut : Dari Ibnu Umar, dari Nabi saw., bersabda: “Allah swt. memberi rahmat kepada seseorang yang mengerjakan empat rakaat sebelum Asar.” (H.R. Tirmizi:395).

Cara mengerjakan shalat sunnah rawatib itu seperti mengerjakan shalat fardu yang lima, baik syarat, rukun, sunnah, maupun hal-hal yang membatalkan, sama dengan shalat fardu. Adapun waktu mengerjakannya, karena shalat sunnah Rawatib itu beriringan dengan shalat fardu maka shalat rawatibharus dikerjakan dalam waktu shalat fardu yang diiringi.

Dengan demikian, shalat sunnah rawatib sebelum Zuhur dikerjakan apabila sudah masuk waktu zuhur. Shalat sunnah Rawatib sesudah Zuhur dikerjakan sebelum masuk waktu asar. Urutan mengerjakannya diusahakan agar beriringan dengan shalat fardu yang diiringi. Misalnya, hendak shalat Rawatib Zuhur maka sebelum mengerjakan shalat Zuhur, dikerjakan terlebih dahulu shalat dua rakaat (qabliyah) atau kita kerjakan shalat sunnah dua rakaat atau empat rakaat (bakdiyah).

Itulah Pengertian / Definisi Shalat Sunnah Rawatib, mudah-mudahan bermanfaat dan mudah-mudahan Allah selalu memberi hidayah dan ridhaNya kepada kita semua amin…

Pengertian / Definisi Shalat Sunnah Istikharah Dan Tahajud

04.35 0
Sahabat admin yang berbahagia, Istikharah artinya meminta petunjuk untuk menentukan pilihan. Shalat sunnah istikharah adalah shalat sunah dua rakaat untuk meminta petunjuk kepada Allah terhadap suatu pilihan yang masih ragu. Apabila seseorang merasa kesulitan dan tidak dapat memecahkan masalah yang dihadapi, Islam menganjurkan untuk meminta petunjuk kepada Allah dengan melaksanakan shalat dua rakaat.

Setelah shalat selesai dilaksanakan dilanjutkan dengan berdoa kepada Allah meminta diberi petunjuk dan ketetapan hati dalam memilih suatu pilihan yang masih ragu. Rasulullah bersabdayang Artinya:

Dari Jabir bin Abdillah berkata: Rasulullah saw., mengajarkan kepada kami meminta petunjuk (istikharah) dalam beberapa perkara, sebagaimanan beliau mengajarkan satu surah dari Al- Qur'an. Beliau bersabda, “Jika salah seorang di antara kamu menghendaki sesuatu, hendaklah salat dua rakaat, selain shalat fardu.” (HR. Bukhari:1096).

Shalat tahajud adalah shalat sunnah yang dikerjakan setelah tidur pada malam hari antara waktu shalat isya sampai dengan fajar sidik (menjelang subuh). Namun, waktu yang paling utama untuk melaksanakan shalat tahajud adalah dua pertiga malam, sekitar pukul 02.00 dini hari. Hukum melaksanakan shalat tahajud adalah sunah muakad Firman Allah swt.

Wa minal-laili fa tahajjad bihi nafilatal laka, ‘asa ay yab‘asaka rabbuka maqamam mahmudan.

Artinya:“Dan pada sebahagian malam hari bersembahyang tahajudlah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu: mudah-mudahan Tuhanmu mengangkat kamu ke tempat yang terpuji.” (Q.S. Al Isra/ 17: 79).

Bilangan rakaat salat tahajud paling sedikit dua rakaat dan paling banyak tidak terbatas, menurut kemampuan masing-masing. Salat tahajud boleh dikerjakan tiap-tiap dua rakaat salam. Caranya seperti salat sunnah yang lain dan setelah berakhir ditutup dengan salat witir. Dalam sebuah hadis diriwayatkan sebagai berikut.

Artinya: Dari Ibnu Umar r.a. Ia berkata bahwasanya ada seorang laki-laki bertanya kepada Rasulullah saw. tentang shalat malam, Rasulullah saw. bersabda: “Shalat lail itu adalah dua rakaat-dua rakaat maka apabila salah seorang dari kamu takut akan datang waktu Subuh shalatlah satu rakaat maka dia itulah shalat witir. (H.R. Muslim:1239).

Itulah Pengertian / Definisi Shalat Sunnah Istikharah Dan Tahajud, mudah-mudahan bermanfaat dan mudah-mudahan Allah selalu memberi hidayah dan ridhaNya kepada kita semua amin…